Selasa, 23 Desember 2014

Wisata Istanbul (4) - Senja di Galata Bridge

Pemandangan Kota Tua Konstantinopel dari atas Galata Bridge
Jika berwisata ke Istanbul, sempatkan waktu untuk menikmati senja di Galata Bridge, sebuah jembatan yang membentang di Golden Horn. Golden Horn adalah sebuah jalur air utama di kota Istanbul yang merupakan inlet dari selat Bosphorus. Jika dilihat dari udara jalur air ini berbentuk seperti tanduk (horn), oleh karenanya lah disebut sebagai Golden Horn. Dari atas Galata Bridge ini kita bisa melihat bangunan-bangunan di kota tua Constantinopel yang berdiri dengan megah nan indah. Di sore hari, pemandangan dari atas jembatan ini lebih indah dengan lampu aneka warna dari kapal-kapal kecil penjaja Balik Ekmek alias fish sandwich, juga dari kapal-kapal besar yang mengantar para wisawatan menyusuri Selat Bosphorus. Hal ini ditimpali dengan cuitan burung camar yang terbang bebas di perairan sekitar jembatan ini. Di sepanjang jembatan Galata ini juga sepanjang hari dapat kita temukan banyak pemancing yang melempar kailnya, walau dekat daratan tampaknya masih banyak ikan yang berkeliaran di sini. Menjelang terbenamnya matahari merupakan saat yang tepat untuk berada di Galata Bridge, mengambil photo sambil menikmati hembusan angin laut yang sejuk.

Minggu, 21 Desember 2014

Wisata Istanbul (3) - Blue Mosque Istanbul

Blue Mosque - Istanbul
Salah satu destinasi wisata religi yang tidak boleh dilewatkan jika berkunjung ke kota Istanbul - Turki, adalah Blue Mosque, sebuah mesjid indah yang memiliki nilai historis tinggi. Blue Mosque ini bernama asli Mesjid Sultan Ahmed (atau Sultan Ahmet Camii dalam bahasa Turki), dibangun pada tahun 1609 - 1616 di masa pemerintahan Sultan Ahmed I. Dinamakan blue mosque karena keramik biru yang menghiasi interior mesjid yang megah ini. Mesjid ini menjadi bangunan utama di kawasan Sultan Ahmed Square, dan menjadi tempat ibadah sekaligus destinasi wisata. Blue Mosque ditutup ketika datangnya waktu shalat lima waktu selama kurang lebih 90menit setelah adzan, kecuali bagi Muslim yang akan menjalankan shalat, akan tetapi kita masih bisa masuk ke dalam gerbangnya yang hanya ditutup bada isya (sekitar pukul 9 malam) sampai tibanya waktu shalat subuh.
Di bagian luar mesjid ini kita dapat melihat 6 menara mesjid yang tinggi, dimana zaman dahulu muadzin harus naek ke menara tersebut melalui tangga spiral yang tinggi untuk mengumandangkan adzan. Akan tetapi saat ini panggilan adzan bisa kita dengarkan melaui pengeras suara yang dapat didengar menjangkau wilayah kota tua di Istanbul ini.