Minggu, 18 Maret 2018

7 Spot untuk Berfoto di Jenewa

Buat orang Indonesia yang ndeso kaya saya, berkunjung ke Jenewa membuat saya terkagum-kagum dan selalu ingin mengabadikan setiap sudut kota ini. Bangunan klasik yang berpadu dengan modernitas kota menjadi daya tarik tersendiri. Kalau zaman dulu, entah harus berapa roll film yang harus saya bawa, itupun yang isinya 36 (ketauan umur). Dari sekian banyak titik tersebut, paling tidak saya pilih 7 titik yang perlu dikunjungi unutk berfoto di ibu kota negara Swiss ini. Berikut 7 titik poto yang perlu kamu sambangi di kota Jenewa:


1. Broken Chair



Sebuah monumen dari kayu yang berada di depan gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang dibuat oleh seniman Swiss, Daniel Berset. Monumen ini berwujud kursi dengan satu kaki yang patah, dengan tinggi 12 meter dan berat 5,5 ton. Didirikan pada tahun 1997 sebagai bentuk sebuah penolakan terhadap kekerasan bersenjata terhadap warga sipil.

Monumen Broken Chair dengan latar belakang gedung PBB

Broken Chair ini merupakan spot "wajib" yang kamu kunjungi karena merupakan salah satu ikon utama dari kota Jenewa.


2. Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa


Halaman Kantor PBB di Jenewa (The United Nations Office at Geneva (UNOG)) ini juga menjadi buruan wisatawan untuk tempat berfoto. Akan tetapi, tidak semua orang diperbolehkan masuk ke halaman PBB ini. Hanya pegawai serta undangan saja yang boleh masuk ke kawasan gedung PBB. Beruntung kegiatan yang saya ikuti sewaktu di Jenewa berada di dalam area gedung ini, sehingga saya punya keleluasaan untuk berfoto-foto di sini.

Berfoto dengan latar belakang Gedung UNOG
Tapi jangan khawatir, buat para wisatawan juga masih punya kesempatan untuk masuk gedung UNOG dengan mengikuti tour buat pengunjung. Silakan klik di sini untuk petunjuk tour ke Gedung PBB ini. Kalo tidak bisa ikut tour, boleh foto-foto tapi di luar pagernya, lumayan lah tetep keliatan koq bendera sama tulisan United Nation-nya ;)


3. Jet d'Eau di Danau Jenewa


Jet d'Eau (water jet) adalah air mancur tinggi yang menjadi ikon kota Jenewa. Berada di Danau Jenewa, air mancur ini me-"mancur"-kan air sampai setinggi 140 meter sehingga dapat terlihat dari berbagai sudut penjuru kota.

Danau Jenewa yang jernih ini memperkuat keindahan Jet d'Eau, bahkan danau ini sempat menjadi viral beberapa saat lalu, ketika dijadikan Menteri Susi Pujiastuti sebagai "tantangan" bagi Gubernur DKI Jakarta untuk dapat menyulap danau Sunter agar seperti danau ini. Memandangi perahu yang berlalu lalang di danau yang jernih ini sambil menikmati "kacang" kastanya, merupakan suatu aktivitas bersantai yang bisa kita lakukan di Jenewa.

Lokasi: https://goo.gl/maps/iAEs9DeXGSv (atau dapat dilihat dari seluruh sudut danau Jenewa)

4. Flower Clock (L'horloge Fleurie)


Geneva dikenal di seluruh dunia karena tradisi pembuatan jam tangannya yang menghasilkan jam tangan kelas atas. Untuk menghormati pencapaian itu, dibuatlah jam besar yang terbuat dari bunga, yang jarum panjangnya mencapai 2,5 meter. Didirikan pada tahun 1955, taman bunga berbentuk jam ini menarik karena warnanya berubah-ubah tergantung musim bunga yang mekar pada saat tertentu.

Lokasi: https://goo.gl/maps/hfeTJYbbP6s

5. St. Pierre Cathedral

Foto dari https://www.thousandwonders.net
St. Pierre Cathedral (St. Peter Cathedral (English)) adalah salah satu gereja tertua di kota Jenewa. Dibangun pada tahun 1160-1252, katedral ini berada di kawasan kota tua Jenewa. Untuk sekedar masuk katedral ini tidak dipungut biaya. Tapi kurang lengkap rasanya jika tidak ikut mencoba menaiki menara yang berada di dalam katedral ini.

Pemandangan kota Genewa dari Menara St. Pierre Cathedral
Dengan biaya CHF5 per orang, kita bisa naik ke tower melalui tangga spiral yang kecil dan cukup curam, cukup menguras tenaga. Tapi sampai atas menara, kita bisa menyaksikan pemandangan kota Jenewa yang indah

Interior St. Pierre Cathedral
Lokasi: https://goo.gl/maps/pmxuDEHXm762

6. Kota Tua (Old Town)


Salah satu sudut indah di kota Jenewa adalah kawasan Kota Tua. Bangunan tua yang indah, dengan lorong-lorong jalanan bebatuan, dirawat dengan apik sehingga membuat kita berada di "dunia lain" yang berbeda dengan keseharian kita.

Menyusuri jalanan di kota tua, kita seolah dibawa menyusuri Eropa di abad lalu. Tidak ada kendaraan yang lalu lalang. Dan banyak titik yang bisa kita singgahi untuk berfoto, seperti di Panduan 10 hal yang perlu dilakukan dan dilihat di Kota Tua Jenewa.

7. Patung Mahatma Gandhi


Berada tidak jauh dari Gedung PBB (UNOG), terdapat patung Mahatma Gandhi. Patung ini merupakan hadiah dari pemerintah India ke kota Jenewa dan diresmikan pada tanggal 14 November 2007. Kita bisa mengunjungi patung ini yang diletakkan di Ariana Park yang berada di depan Museum Ariana.
Museum Ariana
Lokasi: https://goo.gl/maps/mvvgjkeJmkG2

Itu 7 titik dimana kamu bisa berfoto untuk "membuktikan" kehadiran kamu di Jenewa. Selain itu, kita bisa menyusuri pinggiran danau Jenewa (Geneve Lake) dan mengabadikan keindahan danau serta bagunan-bangunan eksotis di sekitarnya. Jika datang di musim dingin, turunnya salju putih memberikan sensasi keindahan tersendiri, apalagi buat kita yang tinggal di negara tropis.



Silakan klik tombol share di bawah untuk membagikan artikel ini

Posting Terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar