Minggu, 21 Desember 2014

Wisata Istanbul (3) - Blue Mosque Istanbul

Blue Mosque - Istanbul
Salah satu destinasi wisata religi yang tidak boleh dilewatkan jika berkunjung ke kota Istanbul - Turki, adalah Blue Mosque, sebuah mesjid indah yang memiliki nilai historis tinggi. Blue Mosque ini bernama asli Mesjid Sultan Ahmed (atau Sultan Ahmet Camii dalam bahasa Turki), dibangun pada tahun 1609 - 1616 di masa pemerintahan Sultan Ahmed I. Dinamakan blue mosque karena keramik biru yang menghiasi interior mesjid yang megah ini. Mesjid ini menjadi bangunan utama di kawasan Sultan Ahmed Square, dan menjadi tempat ibadah sekaligus destinasi wisata. Blue Mosque ditutup ketika datangnya waktu shalat lima waktu selama kurang lebih 90menit setelah adzan, kecuali bagi Muslim yang akan menjalankan shalat, akan tetapi kita masih bisa masuk ke dalam gerbangnya yang hanya ditutup bada isya (sekitar pukul 9 malam) sampai tibanya waktu shalat subuh.
Di bagian luar mesjid ini kita dapat melihat 6 menara mesjid yang tinggi, dimana zaman dahulu muadzin harus naek ke menara tersebut melalui tangga spiral yang tinggi untuk mengumandangkan adzan. Akan tetapi saat ini panggilan adzan bisa kita dengarkan melaui pengeras suara yang dapat didengar menjangkau wilayah kota tua di Istanbul ini.

Interior Blue Mosque dengan keramik buatan tangan dan kaligrafi yang indah
Beribadah di dalam mesjid yang indah ini juga memberikan suasana yang luar biasa. Kita akan disuguhkan keindahan interior yang memadukan ribuan keramik bercorak tulip, bunga dan buah yang khas buatan tangan para pengrajin dari kota Iznik, dengan tulisan kaligrafi yang indah. Tiang besar dan lampu gantung juga menambah kemegahan interior Blue Mosque ini. Saya pertama kali memasuki mesjid ini ketika akan shalat subuh. Menjelang pukul 5 pagi, adzan terdengar berkumandang dari mesjid ini dan saya bergegas masuk ke dalam masjid, mengambil wudhu dan shalat sunat. Ternyata saya cukup lama duduk menunggu sampai shalat subuh berjamaah dilaksanakan. Menjelang pukul 6 pagi, barulah iqamat dikumandangkan. Agak lucu juga menjalankan shalat subuh ketika matahari sudah mulai memberikan cahayanya walau masih malu-malu.

Exterior Blue Mosque yang megah
Ada dua bagian di dalam mesjid ini, bagian tempat orang bershalat dan bagian shaf paling belakang digunakan untuk koridor bagi wisatawan yang sekedar berkunjung dan mengambil foto keindahan interior Blue Mosque. Kedua bagian ini dipisahkan oleh "pagar" pembatas pembatas pendek yang terbuat dari kayu. Mesjid ini terbuka bagi seluruh wisatawan (kecuali di waktu shalat) baik Muslim ataupun non-Muslim, akan tetapi terdapat beberapa aturan yang harus diperhatikan jika ingin masuk ke dalam bagian mesjid ini, seperti:


  • melepaskan alas kaki (sendal/sepatu) dan memasukkannya ke dalam kantong plastik yang tersedia di pintu masuk,
  • buat perempuan, harus menggunakan kerudung untuk masuk ke dalam mesjid. Di pintu masjid tersedia kain yang bisa kita gunakan sebagai kerudung, dan harus kita kembalikan di pintu keluar
  • di dalam mesjid kita harus tetap tenang dan tidak berisik. Hindari juga penggunaan flash light ketika mengambil photo. Dan jangan mengambil photo orang yang tengah shalat, karena itu tidak menghargai ibadah yang tengah dilakukan

Blue Mosque di malam hari
Berbagai titik di luar mesjid ini juga menjadi tempat yang cocok untuk mengambil foto. Eksterior yang tak kalah megah dengan interiornya membuat kita betah berlama-lama mengelilingi Blue Mosque ini. Coba juga kunjungi kawasan mesjid ini di malam hari. Di tamannya terdapat air mancur yang memancarkan cahaya berwarna-warni, tempat kita bisa duduk-duduk di kursi taman sambil menikmati kudapan yang dijajakan para pedagang kaki lima. Kawasan ini akan sangat ramai di akhir pekan, karena memang menjadi pusat Kota Tua, tujuan utama wisata di Istanbul.

Peta / Lokasi Blue Mosque - Istanbul:




Silakan klik tombol share di bawah untuk membagikan artikel ini

Posting Terkait:

2 komentar:

  1. Keren masjidnya ya mas, indah banget bentuknya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keren banget Om... Masa2 kejayaan Islam di Eropa...

      Hapus