Rabu, 25 Juni 2014

Mutasi dan Perpanjangan SIM di Kota Bogor

Loket Pengurusan Perpanjangan SIM atau Pembuatan SIM Baru di Polres Kota Bogor
Surat Izin Mengemudi (SIM) A saya ternyata sudah habis di tahun ini. Dan karena SIM lama saya masih beralamatkan di Bandung, sedangkan KTP sekarang berdomisili di Bogor maka ada dua tahapan yang harus saya lakukan: (1) Mutasi / Mencabut berkas SIM lama di kota asal, kemudian (2) Memperpanjang SIM di kota tempat tinggal sekarang. Nah saya mau share nih mengurus Mutasi dan Perpanjangan SIM yang, ternyata, sangat-sangat mudah dan cepat, dan tanpa calo pastinya.

Mutasi SIM

Untuk mencabut berkas SIM lama kita di kota asal, syaratnya cukup siapkan fotocopy SIM lama dan KTP kita dan kemudian datang di kantor polisi pembuatan SIM di kota asal, dan bilang saja mau mencabut berkas SIM kita. Akan diserahkan kepada kita satu map berkas pencabutan SIM.
Tidak ada waktu kembali ke kota lama? Jangan khawatir, cari saja kawan atau saudara yang tinggal di kota itu, kirim email fotocopy SIM dan KTP kita, kemudian minta tolong kawan/saudara untuk mengurus pencabutan berkas SIM kita. Nanti berkas pencabutannya tinggal kirim saja menggunakan pos atau jasa kurir lainnya seperti JNE. Gampang kan...
Saya juga meminta tolong teman kantor di Bandung untuk membantu mengurus pencabutan berkas SIM, karena saya tidak sempat pergi ke Bandung. Dan ternyata esok harinya sudah sampai berkas mutasi SIM saya ke rumah via jasa kurir.
Satu lagi catatan penting, Biaya: Rp. 0,-. Ya, untuk pencabutan berkas SIM ini ternyata tidak dipungut biaya sama sekali. Keren banget polisi sekarang! Nah berikutnya proses yang saya lalui untuk perpanjangan SIM A.

Kamis, 12 Juni 2014

Berbagi Pengetahuan, Pengalaman dan Keceriaan di Festival TIK 2014


Lebih dari 30 workshop dan 6 seminar dihadirkan di Festival TIK 2014 yang diselenggarakan di kota Manado pada tanggal 3-4 Juni lalu. Nama-nama seperti Onno W Purbo (Pakar TIK yang sering berbagi bersama Galow-IT), Nukman Luthfie (Pakar Media Sosial), Henry Subiakto (Pakar Komunikasi/Staf Ahli Menkominfo), Gatot Hari (Direktur Seamolec), Sigit Widodo (Ketua PANDI), Rendy (Pendiri QWords), M Yamin (Nawala), Karel Anderson (Blog Detik), Blontankpoer (Penggiat Informasi), Irman Meilandi (Desa Membangun) dan masih banyak lagi pakar dan praktisi dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi yang berbagi pengetahuan dalam kegiatan ini yang datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Makassar maupun dari kota Manado sendiri. Bertempat di Lion Plaza-Manado, tidak kurang ribuan orang pengunjung setiap harinya mengikuti berbagai kelas workshop dan seminar yang diadakan secara bersamaan. Ya, sebuah kegiatan berbagi pengetahuan tanpa pungutan biaya dengan menghadirkan pembicara yang sangat berkompeten di bidangnya memang menjadi magnet bagi warga kota Manado dan provinsi Sulawesi Utara secara keseluruhan untuk berbondong-bondong mengikuti rangkaian acara yang tersaji di Festival TIK ini.